Makalah Bahasa Indonesia Surat-Menyurat
MAKALAH
SURAT -
MENYURAT

KELOMPOK 7
NAMA :
• Yaya Hidayanti (15.630277)
BAB I
PENDAHULUAN
1.1
Latar
Belakang dan Masalah
1.1.1
Latar Belakang
Surat
adalah media komunikasi dalam bentuk tulisan yang dilakukan oleh seseorang atau
lembaga ke seseorang atau lembaga lainnya. Banyak kesalahan yang sering kita
temukan dalam halnya penulisan surat. Maka dari itu makalah ini membahas
tentang seluk beluk surat sehingga dapat memberikan informasi yang mendalam
kepada pembaca.
Pengenalan
terhadap jenis dan sifat surat merupakan hal yang penting diketahui agar dapat
mengambil suatu tindakan atau menyelesaikan sesuatu tugas yang sesuai dengan
isi atau maksud dari surat tersebut.
1.1.2
Masalah
Permasalahan
yang akan penulis bahasa dalam makalah ini adalah sebagai berikut :
1.
Bagaimanakah sejarah dan perkembangan
surat menyurat ?
2.
Apa saja jenis-jenis surat ?
3. Bagaimanakah tata cara penulisan surat yang
baik dan benar ?
1.2
Tujuan Penulisan
Sebagaimana
yang kta ketahui bahwa masih banyak masyarakat yang belum mengetahui bagaimana
tata cara penulisan surat yang baik dan benar, untuk itulah makalah ini dibuat
dengan tujuan untuk mengetahui sistematika cara penulisan surat yang baik dan
benar serta kita dapat membedakan format dan jenis-jenis surat yang
kita temui.
1.3
Manfaat Penulisan
Penulisan
makalah ini diharapkan bermanfaat bagi pembaca terutama mahasiswa sebagai
panduan dalam penentuan dan penulisan surat resmi maupun tidak
resmi.
1.4 Metode
Penulisan
Dalam
penyusunan makalah ini, perlu sekali pengumpulan data serta sejumlah informasi
aktual yang sesuai dengan permasalahan yang akan dibahas. Sehubungan dengan masalah
tersebut dalam penyusunan makalah ini, penulis menggunakan dua metode
pengumpulan data, yang pertama dengan membaca buku sumber dan yang kedua dengan
pengetahuan yang penulis miliki.
1.5
Tinjauan Pustaka
Dalam
metode ini penyusun membaca sebuah buku dan beberapa Website, Blog yang
berkaitan dengan penulisan makalah ini.
BAB II
PEMBAHASAN
2.1
Surat dan Sejarah Perkembangannya
Berdasarkan
catatan sejarah, kegiatan surat menyurat di Indonesia telah dimulai jauh
sebelum kedatangan bangsa Eropa. Yakni pada masa kerajaan Kutai, Tarumanegara,
Pajajaran, Majapahit, Sriwijaya dan Mataram, walaupun hanya terbatas pada
hubungan antarpara raja. Bentuknya masih sangat sederhana, menggunakan kulit
kayu, potongan bambu, daun lontar, dan kulit binatang.
Kegiatan
pos semakin lancar, setelah pembuatan Jalan Raya Pos (de Grote Postweg) dari
Anyer sampai Panarukan sepanjang 1000 km pada 1809 atas perintah gubernur
jenderal Herman William Daendels. Menyebabkan waktu tempu pos dari Jawa Barat
ke Jawa Timur yang sebelumnya memakan waktu 40 hari, diperpendek jadi enam
hari.
Perangko
pertama di dunia diterbitkan di Inggris (1840) dengan nama Penny Black, yang
membuka zaman baru dalam bidang pertarifan pos. Belanda, saat menjajah Indonesia,
mengikuti pula jejak Inggris. Pada 1852, diterbitkan perangko Belanda pertama,
bergambar Raja Willem III. Sementara di jajahannya Hindia Belanda, perangko
digunakan pertama kali pada 1865. Cetaknya di Belanda sebanyak dua juta lembar.
Sampai
awal abad ke-20 ada yang disebut hari pos. Saat hari tibanya kapal dari
Belanda. Warga Belanda sangat menantikan kedatangan surat-surat dari negeri
leluhurnya. Kemudian pos pun berkembang pesat, ketika dimulainya era pesawat
udara. Dan kantor pos merupakan salah satu tempat paling sibuk ketika itu.
Meskipun
pemerintah kolonial Belanda menyediakan banyak kotak pos (brievenbus) di
Batavia dan kota-kota lainnya, tapi banyak yang datang ke kantor-kantor pos
agar surat-surat lebih cepat sampai ke tujuan. Sementara Belanda banyak
menyediakan kotak pos (brievenbus) yang dipasang di jalan-jalan raya. Maksudnya
supaya orang tidak perlu mendatangi kantor pos, cukup menitipkan surat ke kotak
pos. Untuk kemudian surat-surat dikeluarkan dari kotak dan diangkut ke kantor pos.
2.2
Jenis-Jenis Surat
2.2.1
Surat Resmi
Surat
Resmi adalah surat-surat yang sifatnya formal yang dibuat oleh suatu instansi
atau organisasi, baik instansi pemerintah maupun instansi swasta. Surat resmi
harus menggunakan Bahasa Indonesia yang sesuai dengan kaidah baku.Bentuk
penyajian surat biasanya menggunakan bentuk atau sistem full block, semi
block atau indented block.
Surat
resmi (surat dinas) terbagi atas beberapa bagian, yaitu:
1. Surat dinas pemerintah, yaitu surat
resmi yang digunakan instansi pemerintah
untuk kepentingan adminiustrasi pemerintahan.
Surat dinas pemerintah meliputi :
-
surat perjalanan dinas
-
surat perintah
-
surat rekomendasi
-
surat instruksi
-
surat referensi
-
surat tugas dan surat keputusan.
2. Surat niaga, yaitu surat resmi yang
dipergunakan oleh perusahaan atau badan usaha.
3. Surat sosial, yaitu surat resmi
yang dipergunakan oleh organisasi kemasyarakatan yang
bersifat
nirlaba (nonprofit)
Jenis-jenis
surat sosial :
- Surat pengantar, yaitu surat yang digunakan
untuk mengantarkan sesuatu dengan tujuan
agar penerimanya mengetahui sesuatu yang
dikirim atau diterimanya.
- Surat
pengumuman, yaitu surat yang berisi pemberitahuan suatu hal kepada anggota
masyarakat atau pihak-pihak yang terkait
dengan isi atau perihal yang tertera dalam surat
tersebut.
- Surat edaran, yaitu surat pemberitahuan
secara tertulis yang ditujukan kepada banyak
pihak.
- Surat kuasa, yaitu surat yang dibuat untuk memberikan kekuasaan
baik secara perorangan
maupun instansi
kepada yang dapat dipercaya supaya bertindak mewakili orang yang
memberi kuasa, karena orang yang member
kuasa tidak dapat melaksanakannya sendiri.
Berdasarkan
isi dan jenisnya, surat kuasa dapat dibagi menjadi :
a. Surat kuasa perseorangan, yaitu surat
kuasa yang dibuat secara pribadi atau perseorangan yang diberikan kepada seseorang yang dapat
dipercaya.
b. Surat kuasa instansi dinas dan perusahaan,
yaitu surat kuasa yang dibuat dan dikeluarkam oleh instansi atau perusahaan
yang diberikan kepada bawahannya/karyawannya atau instansi lainnya sesuai
dengan tugas masing-masing agar melaksanakan tindakan karena pimpinan tidak
dapat melakukannya sendiri.
c. Surat kuasa istimewa, yaitu surat kuasa
yang diberikan oleh seseorang kepada orang lain atau pengacara dalam
penyelesaiannya ada kaitannya dengan pengadilan.
Bagian-bagian Surat Resmi:
1. Kepala/kop surat, terdiri dari:
- Nama
instansi/lembaga, ditulis dengan huruf kapital/huruf besar.
- Alamat
instansi/lembaga, ditulis dengan variasi huruf besar dan kecil.
- Logo
instansi/lembaga.
2. Nomor surat, yakni urutan surat yang dikirimkan
3. Lampiran, berisi lembaran lain yang disertakan selain surat
4. Hal, berupa garis besar isi surat
5. Tanggal surat (penulisan di sebelah kanan sejajar dengan nomor surat)
6. Alamat yang dituju (jangan gunakan kata kepada)
7. Pembuka/salam pembuka (diakhiri tanda koma)
8. Isi surat
(-Uraian isi berupa uraian hari,
tanggal, waktu, tempat, dan sebagainya ditulis dengan huruf kecil, terkecuali penulisan
berdasarkan ejaan yang disempurnakan (EYD) haruslah menyesuaikan).
9. Penutup surat
10.
Penutup surat, berisi:
- salam penutup
- Jabatan
- tanda tangan
- nama (biasanya disertai nomor induk
pegawai atau NIP)
11.
tembusan surat, berupa penyertaan/pemberitahuan kepada atasan tentang adanya
Suatu kegiatan.
2.2.2
SURAT PRIBADI
Surat
pribadi adalah surat yang dikirimkan seseoarang kepada orang lain atau suatu
oarganisasi/instansi. Surat lamaran termasuk surat pribadi. Atau pengertian
dari surat pribadi adalah surat yang dibuat oleh seseorang yang isinya
menyangkut kepentingan pribadi. Sedangkan yang termasuk surat pribadi adalah :
Surat
lamaran termasuk surat pribadi. Pengertian surat pribadi adalah surat yang
dibuat oleh seseorang yang isinya menyangkut kepentingan pribadi. Sedangkan
yang termasuk surat pribadi adalah :
a.
Surat keluarga
b.
Surat lamaran pekerjaan
c.
Surat perijinan
• Surat Keluarga
Surat
keluarga adalah surat yang dibuat seseorang yang isinya menyangkut kepentingan
pribadi atau keluarga.
Surat
keluarga biasanya dibuat oleh anak kepada orangtuanya karena dalam perantauan
(misalnya kuliah atau bekerja di tempat yang jauh), bisa juga surat dari
saudara yang satu dengan yang lain dan berlainan tempat.
• Surat
Lamaran Pekerjaan
Surat
lamaran pekerjaan adalah surat yang dibuat seseorang ( pelamar ) yang ditujukan
kepada kantor atau perusahaan tertentu guna mendapatkan pekerjaan sesuai dengan
lowongan pekerjaan yang ditawarkan.
Untuk
membuat surat lamaran pekerjaan perlu memperhatikan tahap-tahapnya yaitu :
1. Sumber informasi
2. Pedoman penulisan
3. Lampiran yang diminta
4.
Proses pengajuan surat lamaran
• Surat Perijinan
Surat
Perijinan adalah surat yang ditulis seseorang yang isinya menyangkut permohonan
ijin kepada pihak tertentu untuk mendapatkan ijin yang dimaksudkan.
Selain surat bersifat pribadi kepada instansi atau kantor tempat kerja seseorang, surat ijin juga diperlukan untuk mendapatkan ijin dari pihak pihak tertentu apabila seseorang atau sebuah keluarga ingin mengadakan suatu kegiatan atau keramaian di masyarakat hal ini dimaksudkan agar jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan pihak tersebut bisa ikut bertanggung jawab.
Contoh
:
1.
Surat ijin untuk tidak masuk kerja / sekolah
2.
Surat ijin untuk mengadakan keramaian / hajatan kepada RT atau Lurah dan
sebagainya
2.2.3 MEMO
Memo adalah pesan ringkas, yakni pesan yang ditulis seseorang dengan singkat, jelas, dan mudah untuk dipahami. Menurut pemakaiannya, memo ada yang bersifat resmi dan bersifat pribadi (tidak resmi). Memo bersifat resmi dipakai sebagai surat pernyataan dalam hubungan resmi dari seorang pimpinan kepada bawahannya. Memo bersifat pribadi dipakai sebagai nota atau surat pernyataan tidak resmi antar teman, saudara, atau orang lain yang memiliki hubungan akrab.
Ciri-ciri :
2. Dilihat
dari peredarannya, sebuah kantor atau organisasi dapat menyampikan memo
secara horizontal maupun secara vertical
3. Penyampian
secara horizotal merupakan penyampian memo kepada pihak yang memiliki
jabatan
satara
4. Penyampian secara vertikal merupakan
penyampaian memo dari atasan kepada bawahan
atau sebaliknya untuk mengingatkan atau memerintahkan
sesuatu
5. Merupa bentuk komuikasi yang berisi
saran, arahan, atau penerangan mengenai sesuatu
hal
6. Memiliki bagian surat yang lebih
sederhana dibandingkan dengan surat resmi pada
umumnya, terutama dalam isi surat.
7. Karena pedarannya yang terbatas,
memo biasanya tidak mencantumkan identitas kantor,
Ciri-ciri
Bentuk Memo
Bentuk
memo terdiri atas dua bagian:
1.
Kepala Memo
o
Penerima
o
Pengirim
o
Perihal dan tanggal pengimin
·
Paraf
dan nama terang pengirim
2.3
Penulisan Surat yang Baik dan Benar
Surat
yang baik dan benar adalah surat yang disusun dan ditulis mengikuti syarat-
syarat,yaitu:
1. Tidak mengandung makna ganda
2. Antara
penerima dan pengirim memiliki maksud yang sama
3. Sederhana
4. Tepat
menggunakan kata dalam pemakaiannya
5. Tulisannya
tersusun rapi dan berurutan
Bahasa
yang digunakan dalam surat, sebaiknya:
1. Mengutamakan sama derajat
2.
Tegas
3. Mudah dimengerti oleh pembaca
4. Menggunakan bahasa yang sopan
5. Jelas antara penulisan dan makna
BAB III
SIMPULAN DAN SARAN
3.1
Simpulan
Surat
menyurat adalah salah satu bentuk komunikasi dengan mempergunakan surat sebagai
alat, oleh karena itu surat menyurat merupakan salah satu alat komunikasi yang
sangat penting dan setiap waktu dilakukan dalam tugas sehari-hari dalam kantor.
Surat
merupakan salah satu alat komunikasi tertulis yang berasal dari satu pihak dan
ditujukan dari pihak lain untuk menyampaikan berita dengan demikian jelas bahwa
surat sangat penting artinya dalam membantu memperlancar tercapainya tujuan
organisasi.
Perlu
diusahakan agar dapat membuat surat dengan baik, sebab penilaian negative terhadap
surat akan dapat mempengaruhi pula penilaian negatif dalam organisasi.
3.2
Saran
Berdasarkan
simpulan di atas, maka surat menyurat sangatlah penting dalam suatu organisasi
karena surat-menyurat merupakan salah satu bagian dari proses komunikasi dalam
organisasi yang berbentuk tulisan, proses surat menyurat ini lebih diutamakan
untuk lingkungan ekstern organisasi yang sangat berpengaruh dalam menciptakan
link organisasi. Dengan adanya surat menyurat yang baik dan rapi, maka dapat
mendukung tercapainya tujuan organisasi yaitu bisa bertahan (Survival) dan bisa
tumbuh berkembang (Growth).
DAFTAR PUSTAKA
• Buku SMI
Komentar
Posting Komentar